IMPLIKASI RELAKSASI PEMBIAYAAN TERHADAP MANAJEMEN LIKUIDITAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI BPRS BHAKTI SUMEKAR KANTOR CABANG JEMBER

Authors

  • MUZAYYIN UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • SITI SILVIATUL RAHAYU UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Keywords:

Relaksasi Pembiayaan, Manajemen, Likuiditas

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan relaksasi pembiayaan pada masa pandemi covid-19, dan implikasi relaksasi pembiayaan terhadap manajemen likuiditas bank pada masa pandemi covid-19 di BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Jember. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, kesimpulan verifikasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Pelaksanaan Relaksasi pada masa pandemi yang dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah menggunaka 3R dengan upaya relaksasi atau restrukturisasi tersebut yang diberikan pada masa pandemi mengenai nasabah tidak mampu membayar akibat pendapatan nasabah menurun berupapenurunan jumlah angsuran dan penambahan jangka waktu (rescheduling). (2) Implikasi yang terjadi adanya kebijakan relaksasi dari pemerintah dalam pengelolaan likuiditasnya BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Jember tidak berjalan efektif. Karena pemerintah menghimbau untuk tidak menyalurkan dananya terlebih dahulu (stop leanding). Hal tersebut dapat terjadi kelebihan likuiditas yang mengakibatkan muncunya risiko likuiditas pada pendanaan.

Downloads

Published

2022-03-29

How to Cite

MUZAYYIN, & RAHAYU, S. S. (2022). IMPLIKASI RELAKSASI PEMBIAYAAN TERHADAP MANAJEMEN LIKUIDITAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI BPRS BHAKTI SUMEKAR KANTOR CABANG JEMBER. PESAT, 8(1), 115–130. Retrieved from http://paradigma.web.id/ejournal/index.php/pesat/article/view/80